Pakan Fermentasi Kambing Alami yang Cocok untuk Ternak Kambing

Jika kita ingin menghemat waktu dan tenaga untuk ternak kambing, kita bisa menggunakan pakan fermentasi alami. Cara membuat pakan fermentasi kambing alami sangat mudah dibuat.

Cara Membuat Pakan Fermentasi Kambing Alami

Salah satu penyebab kesulitan peternak adalah pakan ternak. Peternak sangat membutuhkan pakan ternak yang terjamin kualitasnya dan nutrisi untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Namun, harga pakan seperti itu seringkali sangat mahal. Jadi diperlukan ide pakan ternak modern yang cukup murah, sederhana. Pakan ternak tersebut dapat dibuat dari sisa pertanian layaknya jerami atau gedebog pisang.

Alat dan Bahan :

Untuk membuat pakan fermentasi untuk ternak kambing tentunya diperlukan beberapa alat dan bahan. Gunakanlah alat dan bahan untuk menghasilkan pakan kambing fermentasi seperti berikut ini:

  • Gunakanlah alat pemotong bahan yang akan difermentasi. Anda dapat memakai pisau ataupun golok
  • Siapkanlah area untuk menyimpan bahan fermentasi yang telah dipotong tadi. Anda dapat memakai terpal, plastik, atau tong besar sebagai tempatnya.
  • Memilih dan menyiapkan bahan yang akan difermentasi. Yakni debog pisang maupun jerami untuk bahan baku pembuatannya.
  • Beberapa tetes air garam dan air gula atau gula tebu.
  • Menambahkan bahan tambahan opsional, yakni bekatul atau dedak, dan ampas tahu. Dalam bahan tambahan ini memiliki perbandingan komposisi yaitu 15% khusus ampas tahu serta 5% khususnya untuk bekatul atau dedak.
  • Air secukupnya.

Cara Membuat Pakan  Fermentasi Kambing Alami :

Sebelum kita memulai metode fermentasi pakan kambing, mari kita siapkan larutan suplemen organik yang sudah dicampur larutan gula / tebu dan air.

Setelah pakan kambing terfermentasi bahannya, kita perlu diamkan selama 15 menit. Sambil menunggu ramuannya selesai, mari kita mulai prosesnya:

  1. Menggelar wilayah untuk persiapan menyimpan bahan yang akan kita potong menggunakan alat potong nantinya.
  2. Memotong kecil jerami atau debog pisang memakai alat potong yang telah kita siapkan. Cara ini berguna tuk mempercepat proses fermentasi serta agar nutrisi dan gizi yang terdapat pada pakan fermentasi akan tercampur rata.
  3. Selepas memotong kecil kecil jerami maupun debog pisang, kemudian masukkan bersamaan dengan bahan tambahan lainnya layaknya dedak atau bekatul serta ampas tahu.
  4. Memasukkan garam sampai rata.
  5. Langkah berikutnya yaitu menyiramnya dengan bahan fermentasi yang sudah kita larutkan waktu 15 menit tadi, lalu aduk hingga merata.
  6. Hasil fermentasi telah siap dipakai
  7. Simpan semua hasil tadi pada plastik atau tong lalu tutup dengan kencang.
  8. Metode fermentasi pakan kambing telah berjalan. Kita hanya harus menunggunya pada waktu 1 sampai 3 jam jika bahan utama yang digunakan untuk fermentasi adalah debog pisang, bila bahan utama yang digunakan untuk fermentasi adalah jerami waktunya adalah 24 jam

Manfaat Pakan Fermentasi Kambing Alami

Bila kita membandingkan pakan segar dengan pakan kambing fermentasi, pakan kambing fermentasi mempunyai berbagai manfaat. Contoh dari manfaatnya yakni:

  1. Memberi nutrisi lebih terhadap sistem pencernaan kambing
  2. Jika diberi kepada kambing penghasil susu seperti kambing etawa, bisa menaikkan produksi susunya
  3. Menggemukkan hewan ternak secara alami tanpa mengalami efek samping.
  4. Pakan fermentasi kambing dapat disimpan dalam waktu yang lama tanpa takut mengurangi nilai nutrisi dan gizinya yang tinggi.
  5. Dengan mudahnya memberi nutrisi yang cukup untuk kambing ternak dikarenakan kandungan gizinya yang tinggi.

Ciri-ciri Hasil Fermentasi yang Baik

Sesudah kita membuat fermentasi makanan kambing, sebaiknya kita cek dahulu saat makanan tersebut akan kita beri pada kambing. Kita cek terlebih dahulu bahwa fermentasi pakan kambing yang kita telah buat sudah dapat diberikan kepada kambing atau belum.

Hal yang dapat kita amati yaitu:

  • Temperatur bahan yang telah kita buat fermentasi pakan akan terasa hangat ketika kita sentuh. Meskipun pada awalnya debok pisang terasa dingin, kemudian menjadi terasa hangat.
  • Perhatikan pada perubahan warna pada hasil fermentasi yang telah kita buat.
  • Jika disentuh, pakan fermentasi terasa empuk walaupun pada awalnya terasa keras.

Tips Memberikan Pakan Fermentasi Kambing Alami

  1. Memberi pakan produk fermentasi jerami ketika waktu siang atau sore hari biar lebih efektif. Yaitu contohnya Anda sudah memberi ternak rumput hijau yang segar ketika pagi harinya.
  2. Anda bisa memberi kambing Anda pakan segar kulit kacang, ampas tahu, dedak, rumput, dan lain lain. Ataupun rumput yang telah dicacah menggunakan mesin pencacah rumput multifungsi biar mudah tercerna oleh perut kambing.
  3. Tentu saja, jika Anda ingin memberi pakan dan kambing tidak mau memakannya, ada tipsnya. Kita bisa memberinya sedikit demi sedikit pakan fermentasi saja.
  4. Anda pun bisa menggunakan metode puasa yang jauh lebih ekstrim. Kita tidak memberikan pakan terhadap kambing untuk sementara, dengan tujuan membuat ternak Anda kelaparan. Kemudian keesokannya kita memberinya pakan fermentasi dengan jumlah banyak.
  5. Untuk mencapai ukuran tubuh besar dengan lebih singkat, selain pakan yang difermentasi, sebaiknya kita berikan pakan lain kepada ternak Anda seperti dedak padi, sekam kopi, sekam kedelai, dan lain-lain.
  6. Oleh karena itu, gunakan pakan hasil fermentasi ini hanya untuk saat-saat yang mendesak, misalnya ketika musim kemarau panjang maupun musim hujan yang panjang. Pakan bisa dicacah menggunakan Mesin Pencacah Rumput Kolonjono.

Demikian mengenai cara membuat pakan fermentasi kambing alami. Dengan pakan fermentasi kambing, maka kambing ternak kita akan lebih sehat dan gemuk. Semoga bermanfaat dan terima kasih.