Manusia Diciptakan Allah untuk Ibadah

Di kesempatan ini kami terangkan tentang Allah menciptakan manusia untuk ibadah. Manusia adalah makhluk yang paling sempurna dan paling mulia dibandingkan dengan makhluk-makhluk Allah yang lainnya.

Manusia diciptakan Allah Untuk Ibadah

Manusia diciptakan Allah dan Dia memberi manusia hati nurani, akal sehat, dan hawa nafsu. Kesemuanya itu adalah anugerah Allah yang wajib disyukuri. Karena itu jangan sampai tidak mengabdi kepada-Nya.

Manusia tercipta paling baik tapi bisa menjadi paling hina

Sebagaimana sudah kita sama-samaketahuai dalam firman Allah Subhanahu wa Ta’ala bahaw; Kita manusia diciptakan Allah dengan sebaik-baik kejadiannya. Akan tetapi jika tidak menjalankan perintah Allah Tapi, sebaliknya manusia dapat menjadi makhluk Allah yang paling hina melebihi binatang ternak. Atau, bahkan lebih jijik lagi, melebihi binatang-binatang liar.

Jika manusia itu tidak dapat memanfaatkan dan menjalankan amanah yang diberikan oleh Allah tentu itu libih sesat lagi.

Mereka menghancurkan hidupnya dengan melanggar aturan Allah semata-mata hanya sekedar untuk mendapat kenikmatan dunia. Dan mereka melalaikan segala apa yang dicintai dan diperintahkan oleh Allah Ta’ala.

Allah Menciptakan Manusia

Allah menciptakan manusia dengan maksud:

  1. Sebagai hamba untuk melakukan pengabdian secara total hanya taat dan tunduk patuh kepada Sang Pencipta-Nya.
  2. Manusia diciptakan Allah dengan kasih sayang-Nya, maka diwajibkan bagi manusia untuk menjalani kehidupan di dunia ini dengan ketaatan secara totalitas dan murni hanyalah kepada Sang Pencipta.
  3. Manusia diciptakan Allah untuk beribadah kepada-Nya.
  4. Menjalankan semua perintah Allah. Dan itu yang semestinya wajib kita lakukan demi untuk mendapatkan tempat kembali yang mulia disisi Allah Ta’la. Akan tetapi, ternyata banyak sekali manusia yang memilih jalan buat melakukan yang dilarang Allah, tanpa berpikir bagaimana nanti tempat kembalinya.
  5. Mereka seakan hanya hidup di dunia ini doang, tidak punya ketakutan atau sama sekali terhadap tempat kembalinya besok ke akhirat. Bahkan, mereka mungkin tidak mau memikirkan bahwa Sang Pemilik akan menagih janjinya, janji manusia untuk beribadah dan hanya tunduk patuh serta taat hanya kepada pencipta-Nya.

Baca juga di : https://www.fiqih.co.id/

Itulah sekilas keterangan tentang: Manusia diciptakan Allah Untuk Ibadah. Semoga menjadi inspirasi buat pembaca terima kasih.